-->
Muda-muda Punya Usaha

Muda-muda Punya Usaha


Halo sobat ? Bagaimana kabarnya ? Semoga masih dalam keadaan sehat wal afiyat.
Kali ini, aku kembali hadir dengan wajah yang baru, sambil membawa sebuah artikel yang bisa menambah motivasi kita.
Di pikiran kecilku, sempat terbenak, kawan... Salahkah jika seorang pemuda ( lebih tepatnya " anak kecil " ) seperti aku ini bermimpi setinggi mimpi Andrea hirata ? Yah... Bisa dibilang, seperti itu.
Selama ini, aku tahu, seberapa sering aku terjatuh dalam membangun dan menumpuk agenda mimpiku. Apa aku peduli ? Jawabannya " TIDAK ". Yang terpenting bagiku, adalah seberapa cepat kita bangkit.
Aku juga orang yang ambisius. Selalu memiliki gairah yang lebih besar, untuk berusaha. Ayahku, hanyalah seorang penjahit, dan ibuku adalah seorang ibu rumah tangga. " Apa iya, aku masih bergantung padanya ". Mencoba mandiri, itu adalah hal yang menjadi benakku.


Dunia semakin meninggikan bangunan pencakar langitnya. Seakan-akan, tak memberi kesempatan kepada seorang pemimpi kecil seperti aku terbang di langit. Dimana Negeri, tak lagi bisa diakses dengan offline.
" Apakah tinggal aku, yang kudet, di tengah-tengah orang berbicara tanpa lawan, di antara orang terbang tanpa sayap, . Yah, aku hanya berharap usahaku membuahkan hasil. Apakah mimpiku hanya sekedar mimpi ? "
Kuharap tidak. Seseorang yang ingin menjadi sukses, berawal dari titik terendah dia memulainya. Tak bisa dikatakan sukses, jika ia tak pernah gagal. " Aku pun gagal, berharap kegagalan itu membawa perubahan, yang begitu fantastik....
Cacian, makian, bagi anak seumuran aku, itu hal yang biasa. Mereka hanya bisa mengejek, tanpa bisa memetik makna. Mereka belum mengetahui kehidupan yang nyata.
Benar, mereka telah Tiada, walaupun mereka bernyawa.
Semua sakit, air mata, sedih, sudah terbalaskan
Saat aku mulai mencoba untuk tak lagi menjadi manusia primitif, di sekeliling orang berkacamata
Beruntungnya diriku. Transaksi yang tak lagi menyewa cemoohan mereka, kini telah ter-upgrade menjadi transaksi yang mudah, dan sangat nyaman.
Aku sekarang sudah bisa menjual karya tanganku ke pelosok-pelosok negeri.
Ralali B2B Marketplace. Bersama, jayakan bangsa.
" Aku sudah bisa ! Yee.... Kecil-kecil punya usaha, kan ?? Mana usahamu ?
                    Jember, 05 Oktober 2016
Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

13 comments

  1. Hai... Faisol... Saya sudah membaca tulisan kamu. Kalau boleh saran untuk teknik penulisannya nih. Jika dalam percakapan langsung, tanda petik ("") jangan di sepasi dari kata selanjutnya. Contohnya: bukan seperti ini ----> " Aku mau makan, " tapi seperti ini "Aku mau makan," dan perhatikan lagi cara menceritakannya ya... #KeepBlogging.

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Terimakasih. Semoga masih banyak yang mendapat manfaat dari artikel saya. Terinakasih atas kunjungannya

      Delete
  3. Replies
    1. Amin.... Saya juga doakan usaha anda lancar juga ya ??

      Delete
  4. betul, meskipun masih muda harus punya usaha.

    kunjung balik, ya http://www.kholidintok.tk/2016/10/jadi-pengusaha-kuliner-bersama.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sipp makasih telah berkunjung kak. Betul, kita harus bisa puny usaha walau masih kecil kaya saya

      Delete
  5. ralali memang oke, marketplace baru yang bisa di andalkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali mbak indri, kita bisa mendapat keuntungan yg besar dari B2B Marketplace

      Delete
  6. Ralali.com emang membantu banget buat para pengusaha, karena mampu menghubungkan pengusaha satu dengan yang lainya untuk transaksi grosir lebih mudah. Sebagai tukang layangan, sayapun jadi terbantu dalam menemukan partner jualan saya

    Btw kunjungan baliknya ya di artikelku ini http://amir-silangit.blogspot.co.id/2016/11/mudahnya-memulai-usaha-di-usia-muda.html

    Terimakasih^_^

    ReplyDelete

Post a Comment

Hahabshajahwhe