-->
Ketika Turunan Sakti berpuisi

Ketika Turunan Sakti berpuisi

Halo sobat ? Mungkin, puisi bertema ibu mungkin sudah usang kita dengarkan . Tapi, disini ( Blog Turunan Sakti ) saya sudah membacanya . Lumayan buat hati ini nangis sih, dalam kalimatnya tertulis,

Ibu
Berjanjilah pada ku
Jangan meneteskan air mata kesedihan karenaku
Tapi teteskanlah air mata kebahagiaan karna ku

Kalimat diatas membuatku mengerti selama ini selalu membuat ibu menangis karena aku nakal, kalian juga sama ? Tak pernah terbayang, sebelumnya bagaimana ia mencium keningku, dengan penuh cinta, ia menggendongku. Kadang, hatinya tergores karena perkataan atau perbuatanku.. Puisi karya Fransiska Sari ini, lumayan membuat aku teringat kepada bunda,

Hebat sekaali kak Dede Samu dalam mengumpulkan puisi. Walaupun ada sedikit kesalahan dalam kata

Ibu
Masih terbayang dipelupuk mata
pengorbanan mu yangbtiada hingganya
dar mulain mengandungku
Hingga engkau melahirkan ku

Yah... Maklum lah ya, namanya juga manusia. Untuk kedepannya, tolong diperhatikan lagi ya kak, dalam penulisannya. Tapi isinya sangat bagus kok. Karya yang terkumpul dalam blognya kak Dede Samu, semoga bisa menginspirasi banyak orang. Inilah..... Turunan Sakti

Cintailah ibumu saat dekat, jika tidak.... Kau akan rindu saat ia jauh

Bermanfaat ??? Yukk... Share 😊

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment